Microsoft Dalam Misi Mulia Untuk Membantu Penderita Penyakit Parkinson

Congresoelearning.comĀ  – Microsoft raksasa teknologi kini sedang dalam misi mulia melalui salah satu prototipe jam tangan pintar terbarunya yang diklaim sanggup meredam guncangan lengan yang sering menimpa penderita penyakit neurologis Parkinson.

Setelah panjang lebar berpidato dan mengingatkan tentang bakal segera hadirnya terobosan teknologi terbaru, CEO Microsoft yang baru yaitu Satya Narayana Nadella tampak memperlihatkan video dokumenter BBC berjudul The Big Life Fix yang menceritakan perjalanan dua peneliti Microsoft Inggris, yaitu Haiyan Zhang dan Nicolas Villa, yang tengah berupaya merealisasikan proyek independen mulia mereka untuk menciptakan perangkat yang sanggup menolong penderita Parkinson.

Berdasarkan pengujian terhadap pasien wanita penderita Parkinson berumur 29 tahun yang berprofesi sebagai graphic designer bernama Emma Lawton, kedua peniliti tersebut telah berhasil mengembangkan jam tangan pintar yang diberi nama Emma yang dapat bergetar dalam pola khas untuk mengganggu umpan balik (feedback) antara otak dan tangan.

Kemajuan tampak telah ditunjukkan pada video yang memperlihatkan Emma Lawton mencoba menggambar persegi dengan tangannya yang gemetaran sambil mengenakan jam tangan Emma. Dia spontan memanggil ibunya untuk mengatakan kalau pertama kalinya dia bisa menuliskan namanya sejak lama.

Sejauh ini jam tangan Emma tetap menjadi prototipe, dan para pengembang tersebut kabarnya bakal melanjutkan bekerja sama dengan tim peneliti neuroscience untuk melakukan uji coba dengan sekelompok kecil penderita Parkinson lainnya.

Selain itu, pihak Microsoft menambahkan jika jam tangan tersebut bekerja melalui kombinasi sensor dan teknik AI untuk mendeteksi dan memantau gejala seperti tremor, kekakuan dan ketidakstabilan, antara lain. Dengan gejala yang teridentifikasi dan terukur, adalah salah satu cara yang mungkin untuk mengembangkan teknologi dan perangkat yang bisa membantu manusia mengendalikan gejala yang ada.

Keberadaan jam tangan Emma atau yang lebih dikenal sebagai Emma Watch ini pihak Microsoft menegaskan kalau jam tangan tersebut bukanlah obat penyembuh untuk penderita Parkinson yang saat ini telah mencapai 10 juta orang, namun sebaliknya melalui teknologi inilah berpotensi membantu pasien Parkinson dalam mengendalikan gejala yang menghambat fungsi reguler. Dan hal ini tentunya sesuai dengan keberadaan penelitian tersebut yang bertujuan untuk mengetahui apakah Emma Watch bisa membantu orang lain dengan gejala serupa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *